Kejadian ini saya alami waktu saya kuliah dan memasuki semester 4. Saya ingat sekali kejadian ini sehingga, kejadian ini masih teringat hingga sekarang walau kedengarannya sepele tetapi saya percaya bahwa Tuhan ikut campur tangan. :)
Waktu itu saya memiliki project kuliah jangka panjang, yaitu project 1 semester. Project itu ada di dalam mata kuliah yang menurut banyak kakak kelas susah untuk dijalankan pada semester tersebut. Faktor susahnya mata kuliah tersebut selain karena pelajarannya yang susah, dosennya juga terkenal killer untuk semua mahasiswa.
Saya ceritakan sedikit mengapa dosen saya yang satu ini disebut killer :) Dosen saya yang ini, memiliki susunan jadwal pelajaran kuliah yang boleh saya katakan sangat terstruktur. Beliau juga kerap memberikan mahasiswanya quiz dan tugas secara berkala hampir setiap 2 minggu sekali.
Belum lagi setiap mahasiwa wajib mengikuti online seminar yang diadakan di luar negeri (kebanyakan dari Amerika) yang memiliki perbedaan waktu yang signifikan dengan waktu di Indonesia. Alhasil, mahasiswa harus rela begadang demi mengikuti online seminar tersebut.
Walaupun begitu, dosen saya sangat baik dan perhatian dengan muridnya :) dia juga merupakan sosok yang terkenal tidak pelit nilai, hanya saja pemikiran beliau dalam menilai suatu karya mahasiswa terkadang membawa pertanyaan kritis yang membuat kami mahasiswa mati kutu tidak bisa menjawab di sesi presentasi project akhir.
Hal ini yang membuat kami semua sangat menjaga hasil dari project akhir yang diberikan beliau ini kepada kami.
Pada saat itu, 1 tim terdiri dari 2 orang dan setiap kelompok memiliki tema project yang unik. Saya dengan teman saya kebetulan memilih topik project yang kebetulan masih baru sehingga kami tidak memiliki banyak informasi bagaimana project ini harus diselesaikan. Karena hal ini, selama pengerjaan project kami tidak terlalu memiliki kemajuan pesat karena kami buntu akan apa yang harus dilakukan.
Saya dan teman saya sering sekali berkonsultasi dengan dosen kami ini karena kami tidak tahu apa yang harus dilakukan. Dosen saya menganjurkan beberapa hal yang harus dikerjakan terhadap project ini walaupun demikian hal-hal yang disarankan dosen kami merupakan hal yang tidak mudah dan kami sendiri juga baru dengan saran yang kami dengar itu.
Saya hanya percaya, bahwa Tuhan Yesus bisa menolong saya, tidakk tahu bagaimana caranya, tidak tahu lewat apa, yang jelas saya berdoa selalu pada Tuhan Yesus sepanjang project ini. Saya minta supaya Tuhan kuatkan saya dengan teman saya sampai presentasi akhir Project. Saya juga minta teman saya berdoa meskipun dia berbeda keyakinan dengan saya.
Tibalah hari dimana kami semua presentasi project kami. Saya melihat kelompok lain sudah bercerita mengenai kemajuan project mereka masing-masing dan apabila saya bandingkan dengan project yang kelompok saya buat, saya jujur pesimis. Saya berpikir mungkin saja project ini akan dinilai gagal karena tidak sebagus kelompok lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar